Barang Milik Kantor = Barang yang berada dikantor ???

Entah kenapa tiba-tiba saja ingin menulis mengenai ini.

Sebenarnya ini berawal karena beberapa minggu yang lalu, gue melihat beberapa orang karyawan membawa pulang ke rumah gadget yang katanya adalah barang milik kantor tempat gue bekerja. Ok, awalnya gue pikir, karena orang itu memang diminta untuk menyelesaikan tugas yang bisa didukung dengan keberadaan gadget tersebut, maka fine lah kalau memang harus sampai dibawa pulang segala. Tapi ada form peminjaman barang donk…

Tapi ternyata oh ternyata, nggak ada tuh yang namanya form peminjaman barang, atau bukti lainnya yang menyatakan bahwa si karyawan sedang meminjam properti milik perusahaan. Buat gue pribadi itu aneh. Entahlah, mungkin gue hanya membandingkan dengan perusahaan tempat gue bekerja sebelumnya. Segala sesuatu harus jelas. Kalau barang milik kantor, ya keberadaannya harus dikantor. Kalau sampai itu barang berada di luar kantor, ya harus jelas. Harus ada form peminjaman barang yang berisikan bahwa terhitung mulai dari tanggal kapan, barang itu dipegang oleh siapa. Kalau sampai kapannya ya terserah, yang penting jelas kalau sampai terjadi kerusakan atau sesuatu yang tidak diinginkan terhadap barang tersebut, maka akan dapat diketahui dengan jelas siapa yang akan bertanggung jawab akan hal tersebut.

Apa? Gue terlalu kaku? Entahlah, mungkin orang akan bilang gue terlalu berlebihan, meskipun sebenarnya menurut gue itu justru penting untuk diterapkan. Karena saat seseorang tidak diberikan tanggung jawab, biasanya orang tersebut akan bertindak seenaknya. Apa? Gue nggak percayaan sama orang? Hey, ini bisnis guys, bukan pertemanan. Akan berbeda kasus nya kalau ini adalah merupakan kisah pertemanan.

Yeah.. mungkin kalian akan beranggapan gue sirik karena gue tidak mendapatkan hal yang sama dengan yang didapatkan oleh beberapa karyawan itu. Jujur, jealous mah pasti, enak juga dia bisa dapet gadget canggih dan dibawa kemana-mana tanpa harus mengeluarkan uang sepeser pun. Tapi kalau pun gue sampe dapet kesempatan seperti itu, gue mah takut sendiri. Takut kalau tu barang hilang, takut kalau tu barang rusak, dan jadi deg-deg an aja bawaannya. Dan makin deg-deg an lagi kalau ada bukti peminjaman barang sih sebenernya. Kalo nggak mah, mungkin bila bilang “ops! That’s an accident. Gue juga nggak tahu kok mendadak rusak” or alasan lainnya. Iya memang bos mungkin akan tidak percaya mereka lagi, tapi paling tidak, udah sempet ngerasain enak nya kan…

Advertisement

4 Responses to “Barang Milik Kantor = Barang yang berada dikantor ???”

  1. Prima Bintang Bahtera Says:

    Harusnya sadar bahwa itu semua dibeli pake duit rakyat. Jadi harus ati2 makenya. Ada amanah yang besar di situ.. Kalo gw mah lebih bangga nenteng Gadget yang gw beli dengan hasil keringat gw….

  2. Ngebawa barang yang bukan milik kita, termasuk milik kantor, itu risikonya besar. Maksud saya bukan risiko juga sih, tapi tanggung jawabnya besar. Kalo rusak gimana? Kalo hilang gimana?

  3. Setuju..biar bagaimanapun mending pake barang sendiri..kecuali emg dipaksa pke brg kantor..hmm..belum denger juga tapi klw ada kasus dipaksa make brg kantor.. :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.